BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB

"Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia, tidak mengaharap harta benda atau lainnya, tidak juga popularitas, atau sekedar ucapan terima kasih. Kami hanya berharap agar dapat memberikan kontribusi nyata untuk kehidupan yang lebih baik dan bermartabat"

 

 
You are here: Home
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size


Kenaikan Harga BBM: Alternatif Terakhirkah?
Written by admin   
Monday, 19 May 2008

 Oleh:

Hendra Etri G.* 

 

Gelombang penolakan kenaikan harga BBM semakin merebak. Bukan hanya mahasiswa, kaum ibu pun tak mau kalah menyuarakan aspirasinya melalui parlemen jalanan. Gelombang penolakan ini bukan tanpa alasan atau sekedar “ditunggangi” pihak tertentu. Sejarah telah membuktikan, kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah di tahun 2005 terbilang ngawur. Masih segar kiranya dalam ingatan kita disaat pemerintah mencoba membuat opini untuk mendukung kenaikan harga BBM sebesar 126% pada bulan Oktober 2005.

 

Saat terjadi kenaikan harga minyak dunia, pemerintah dan berbagai lembaga pendukung sibuk memberikan argumentasi bahwa dampat buruk yang terjadi hanya bisa diatasi dengan kenaikan harga BBM. Berbagai proposalpun diajukan untuk memuluskan dan mempercepatan kenaikan harga BBM. Mulai dari alasan untuk menyelamatkan ekonomi, menjawab ketidakpastian pasar, hingga keyakinan bahwa kenaikan harga BBM justru akan menjadi obat untuk mengurangi kemiskinan, dll. Tapi yang terjadi adalah sebaliknya, angka kemiskinan justru meningkat dari 31,1 juta jiwa (2005) menjadi 39,3 juta jiwa (2006). Demikian pula inflasi mengalami kenaikan tajam sebesar 17,75% (2006). Di sisi industri, kenaikan harga BBM untuk kedua kalinya tahun 2005 tersebut telah mendorong percepatan deindustrialisasi. Bila pada tahun 2004 sektor manufaktur masih tumbuh 7,2%, maka pada tahun 2007 hanya tumbuh sebesar 5,1%. Ini terjadi karena industri ditekan dari dua sisi yakni peningkatan biaya produksi dan merosotnya demand akibat menurunnya daya beli masyarakat. Penambahan jumlah penganggur dari 9,9% (2004) menjadi 10,3% (2005) dan 10,4% (2006) pun akhirnya tidak terelakkan.

 


 


 

Read more...
 
BISNIS INDONESIA Young Entrepreneurs Award 2008
Written by admin   
Saturday, 17 May 2008

KETENTUAN LOMBA

 

  1. Ketentuan Umum Kepesertaan :

    • Peserta adalah perorangan Warga Negara Indonesia (WNI)

    • Berusia  antara 18 tahun s.d 35 tahun pada tanggal 30 Juni 2008 (dibuktikan dengan fotokopi KTP yang masih berlaku)

    • Peserta belum pernah memenangkan penghargaan sejenis untuk tingkat nasional.

    • Semua jenis bidan

       

      g bisnis, sepanjang tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku, ketertiban umum, dan norma kesusilaan.

    • Didirikan sendiri atau bersama orang lain, bukan merupakan bisnis warisan orang tua atau hibah dari pihak lain.

    • TIDAK berlaku bagi distributor MLM, agen asuransi, member broker property, agen penjualan investasi bursa berjangka, dan semua.

    • TIDAK mengandung indikasi money game , arisan berantai, ataupun skema piramid. 

Read more...
 
Catatan Aksi Tugu Rakyat
Written by admin   
Saturday, 17 May 2008

Tugu Rakyat

Tugu RakyatAngkernya Istana Negara Sekitar 3000 mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia mengadakan aksi untuk menuntut TUGU RAKYAT (Tujuh Gugatan Rakyat) Senin (12/5) kemarin. Aksi yang dimulai pagi hari berjalan tertib meskipun juga ditempat yang sama terjadi demonstrasi dari REPDEM, FAMRED, HMI, PMII, dan LMND. 

Dalam aksi kali ini juga diwarnai boikot oleh sebagian wartawan dilarenakan terjadai penarikan wartawan oleh mahasiswa. Namun, hal ini tidak menggganggu jalannya aksi ini.

Karena belum mendapatkan tanggapan dari Pemrintah, akhirnya sekitar 500 mahasiswa memutuskan menginap di depan Istana Negara.  Malamnya, di isi dengan refleksi 10 tahun reformasi yang ditandai dengan penampilan teatrikal dari salah satu universitas di Jakarta. 

Bagaimana dengan mahasiswa FEM?

Sejalan dengan aksi tersebut mahasiswa FEM yang dikoordinir BEM FEM menjadi penyumbang masa terbesar tingkat fakultas dalam aksi tersebut. Sekitar 100 mahasiswa FEM turut serta baik laki-laki mapun perempuan. 

 

Nantikan informasi terupdate dan foto terbaik dari kami  

 

 

 
BEM FEM Peduli Lingkar Kampus
Written by admin   
Tuesday, 13 May 2008

Departemen Soslingmas BEM FEM IPB telah mulai menjalankan prokernya tanggal 27 April 2008 kemrain. Kegiatan SOUL (Save Our Childern) ini berupa pemberian beasiswa serta pembinaan akademik mapun softskill kepada murid SD di lingkar Kampus IPB Darmaga. Untuk tahap ini ada 9 orang murid SD yang tergabung. Mereka berasal dari SDN Babakan 05 di daerah Cangkurawok. Tiga diataranya (Zudin, Sholeh, Tibi) mengikuti Olimpiade Mata Pelajaran tingkat SD pada tanggal 30 April 2008 kemarin. 

 

"Kegiatan ini sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi", imbuh Zenal Asikin (Ketua Departemen Soslingmas BEM FEM IPB)

 

Selain kegiatan diatas Departemen Soslingma, juga telah menjalakan program penggalangan dana yang dinamakan JEMPOL (Jaringan FEM Pedoeli). Kegiatan ini berupa penggalian dan secara rutin ke ruang kuliah di Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Dana yang akan terkumpul akan dialokasikan untuk mahasiswa FEM yang sedang membutuhkan dan untuk aksi tanggap bencana. (wB)

 

 

 

 


 
Tujuh Gugatan Rakyat (Tugu Rakyat)
Written by admin   
Saturday, 10 May 2008
PRESS RELEASE
BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI)

TUJUH GUGATAN RAKYAT (TUGU RAKYAT)
 
Tahun ini genap sudah 10 tahun reformasi 1998 berjalan, dengan harapan terbesar dapat mengembalikan pemerintahan seperti apa yang diamanatkan oleh UUD 1945 sehingga tercipta perubahan bangsa menuju keadilan social dan kedaulatan bangsa Indonesia seutuhnya. REFORMASI BELUM SELESAI! Saatnya BANGSA INDONESIA bangkit, tanpa membesar-besarkan perbedaan pandangan dan ideologi, membangun sebuah gerakan yang konstruktif dan solutif untuk menjawab permasalahan bangsa.
 
Menyikapi hal tersebut, BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI) mengadakan Konferensi BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI) yang telah dilaksanakan pada Jum`at-Minggu, 21-23 Maret 2008 di Depok, Jawa Barat. Masalah-masalah yang dibahas oleh peserta konferensi terfokus pada permasalahan-permasalahan fundamental, mendasar, dan mendesak untuk diselesaikan sebagai wujud bagi bangsa Indonesia untuk bangkit dan berdaulat seutuhnya.
Read more...
 
Smansa Bogor Juarai Economics Contest ke-6
Written by admin   
Monday, 05 May 2008
Akhirnya penyelenggaraan Economics Contest 6th telah berakhir siang tadi.  Apilliyadi dan Tri Pandu Mulya Permana dari SMAN 1 Bogor berhasil meraih tiket gratis masuk IPB dengan menjuarai Kompetisi Ekonomi SMA Tingkat Nasional dalam The 6th Economics Contest 2008 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB (BEM FEM) dalam rangka Dies Natalis FEM ke 7, Senin (05/5) di Gedung Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga Bogor.

 

Selain mendapatan tiket gratis, Even dan Tri juga berhak memboyong uang sebesar 2,5 juta dan juga piala bergilir Wakil Presiden Pertama Bung Hatta. Selain itu, piala tetap dan hadiah hiburan berhak dibawanya. Mereka berhasil mengalahkan tim dari satu sekolahnya yang menempati juara kedua, Meita Puspitasari dan Ribka Kristin, mereka membawa uang tunai sebesar 2 juta rupiah, piala, serta hadiah hiburan lainya.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 12 - 22 of 25

Poling

Bagimana kinerja BEM FEM sejauh ini?
 

Pesan Singkat

Our Activity

Hits Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday30
mod_vvisit_counterYesterday58
mod_vvisit_counterThis week30
mod_vvisit_counterThis month543
mod_vvisit_counterAll6903

7 Gugatan Rakyat

1. Nasionalisasi aset strategis bangsa.

2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau, dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Tuntaskan kasus BLBI & korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya sebagai perwujudan kepastian hukum di Indonesia.

4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi.

5. Menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.

6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan.

7. Selamatkan lingkungan Indonesia dan tuntut Lapindo Brantas untuk mengganti rugi seluruh dampak dari lumpur Lapindo.

Other Menu

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Who's Online

Syndicate