|
Written by admin
|
|
Tuesday, 13 May 2008 |
|
Departemen Soslingmas BEM FEM IPB telah mulai menjalankan prokernya tanggal 27 April 2008 kemrain. Kegiatan SOUL (Save Our Childern) ini berupa pemberian beasiswa serta pembinaan akademik mapun softskill kepada murid SD di lingkar Kampus IPB Darmaga. Untuk tahap ini ada 9 orang murid SD yang tergabung. Mereka berasal dari SDN Babakan 05 di daerah Cangkurawok. Tiga diataranya (Zudin, Sholeh, Tibi) mengikuti Olimpiade Mata Pelajaran tingkat SD pada tanggal 30 April 2008 kemarin. "Kegiatan ini sebagai salah satu wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi", imbuh Zenal Asikin (Ketua Departemen Soslingmas BEM FEM IPB) Selain kegiatan diatas Departemen Soslingma, juga telah menjalakan program penggalangan dana yang dinamakan JEMPOL (Jaringan FEM Pedoeli). Kegiatan ini berupa penggalian dan secara rutin ke ruang kuliah di Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Dana yang akan terkumpul akan dialokasikan untuk mahasiswa FEM yang sedang membutuhkan dan untuk aksi tanggap bencana. (wB)
|
|
|
Written by admin
|
|
Saturday, 10 May 2008 |
|
PRESS RELEASE BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI)
TUJUH GUGATAN RAKYAT (TUGU RAKYAT) Tahun ini genap sudah 10 tahun reformasi 1998 berjalan, dengan harapan terbesar dapat mengembalikan pemerintahan seperti apa yang diamanatkan oleh UUD 1945 sehingga tercipta perubahan bangsa menuju keadilan social dan kedaulatan bangsa Indonesia seutuhnya. REFORMASI BELUM SELESAI! Saatnya BANGSA INDONESIA bangkit, tanpa membesar-besarkan perbedaan pandangan dan ideologi, membangun sebuah gerakan yang konstruktif dan solutif untuk menjawab permasalahan bangsa. Menyikapi hal tersebut, BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI) mengadakan Konferensi BEM SELURUH INDONESIA (BEM SI) yang telah dilaksanakan pada Jum`at-Minggu, 21-23 Maret 2008 di Depok, Jawa Barat. Masalah-masalah yang dibahas oleh peserta konferensi terfokus pada permasalahan-permasalahan fundamental, mendasar, dan mendesak untuk diselesaikan sebagai wujud bagi bangsa Indonesia untuk bangkit dan berdaulat seutuhnya.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by admin
|
|
Monday, 05 May 2008 |
|
Akhirnya penyelenggaraan Economics Contest 6th telah berakhir siang tadi. Apilliyadi dan Tri Pandu Mulya Permana dari SMAN 1 Bogor berhasil meraih tiket gratis masuk IPB dengan menjuarai Kompetisi Ekonomi SMA Tingkat Nasional dalam The 6th Economics Contest 2008 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB (BEM FEM) dalam rangka Dies Natalis FEM ke 7, Senin (05/5) di Gedung Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga Bogor. Selain mendapatan tiket gratis, Even dan Tri juga berhak memboyong uang sebesar 2,5 juta dan juga piala bergilir Wakil Presiden Pertama Bung Hatta. Selain itu, piala tetap dan hadiah hiburan berhak dibawanya. Mereka berhasil mengalahkan tim dari satu sekolahnya yang menempati juara kedua, Meita Puspitasari dan Ribka Kristin, mereka membawa uang tunai sebesar 2 juta rupiah, piala, serta hadiah hiburan lainya.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by admin
|
|
Friday, 02 May 2008 |
|
Berkaca pada sejarah, di mana rakyat membutuhkan didengar, disuarakan hatinya, mahasiswa siap menyuarakannya dengan lantang. Indonesia tak lepas dari gejolak darah muda yang resah melihat sekelilingnya. Bukan resah karena putus cinta atau kasih bertepuk sebelah tangan, tapi resah karena rakyat kelaparan dan dipaksa lapar.Dulu, saya sangat yakin! Jangan pernah buat rakyat sengsara kalau tidak ingin berhadapan dengan kekuatan mahasiswa!!!
Kini, saya berharap, keyakinan itu tak luntur apalagi memudar sirna. Saya percaya mahasiswa masih resah. Tapi, pertanyaan saya, di mana mereka? Di mana suara lantang penuh heroisme dan ketulusan menyuarakan kebenaran dan bukan karena bayaran. Tak cukupkah pemandangan antre minyak tanah di berbagai pelosok negeri? Tak cukupkah kelaparan menggantung di awan indonesia? Tak cukupkah harga-harga melambung tinggi yang mencekik rakyat membangkitkan perlawanan? Ah, saya terlalu berharap besar pada mahasiswa? Mereka juga manusia biasa.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by admin
|
|
Wednesday, 30 April 2008 |
|
Oleh: Ade N.
Peningkatan jumlah penduduk dunia, pertumbuhan industri serta kebutuhan transportasi, menyebabkan bertambahnya kebutuhan dunia akan energi. Terbatasnya energi yang tak terbaharui, mengakibatkan kelangkaan energi dunia dan merupakan faktor utama terjadinya kenaikan harga minyak dunia.
Energi fosil merupakan bahan bakar utama yang digunakan di seluruh dunia. Namun, sumber daya alam hidrokarbon yang berasal dari fosil tanaman dan hewan yang tertimbun selama jutaan tahun ini telah menipis jumlahnya bahkan nyaris mengalami kelangkaan. Padahal kebutuhan energi dunia terus mengalami peningkatan. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga minyak dunia.
Kenaikan harga minyak dunia tersebut berdampak bagi Indonesia, terutama pada sektor perekonomian. Pemerintah berupaya mengurangi kelangkaan energi dengan melakukan konversi minyak tanah ke penggunaan bahan bakar gas. Konversi ini mungkin merupakan salah satu langkah strategis jangka pendek yang dapat dilakukan pemerintah guna mengurangi pemakaian BBM. Namun, hal tersebut tidak akan menyelesaikan permasalahan kelangkaan energi pada masa yang akan datang.
|
|
Read more...
|
|
|
Written by admin
|
|
Tuesday, 29 April 2008 |
|
Selasa, (29/4). BEM Sejabotabek menggelar aksi menuntut pemerintah memperhatikan petani dan mengembalikan kedaulatan pangan. Dalam aksi yang dikuti sekitar 700 berjalan lancar dan tertib. Demonstran mengawali aksi dari Bunderan HI dan melakukan long march menuju Istana Merdeka yang telah dijaga ratusan petugas keamanan. Sebelum aksi oleh BEM, di depan Istana Merdeka juga terdapat aksi yang dilakukan oleh FNPBI, LMND, SRMI, dan STN.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
| Results 23 - 33 of 33 |