BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB

"Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia, tidak mengaharap harta benda atau lainnya, tidak juga popularitas, atau sekedar ucapan terima kasih. Kami hanya berharap agar dapat memberikan kontribusi nyata untuk kehidupan yang lebih baik dan bermartabat"

 

 
You are here: Home
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size


Pernyataan Sikap BEM Se-IPB PDF Print E-mail
Written by admin   
Sunday, 27 April 2008

Seruan Aksi!!!

Tentang Ketahan Pangan, Jakarta, 29 April 2008, Kumpul di GWW pukul 09.00 WIB.

 

Siapkah Indonesia dengan krisis pangan???

 

Krisis pangan menyebabkana naiknya harga komoditas pangan di dunia dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling memperkuat yaitu kenaikan harga BBM, perubahan iklim global, dan konversi komoditas pangan ke bahan bakan nabati.

 

Menurut Sunday Herald (12/03/08), krisis pangan itu menjadi krisis pangan global terbesar abad 21. Krisis panagn akan menimpa 36 negara termasuk Indonesia. Akibat stok beras , harga berbagai komoditas pangan tahun ini menembus level yang mengkhawatirkan.

 

Protes dan kerusuhan akibat harga pangan tinggi sudah banyak terjadi di berbagai belahan dunia. Di Kamerun misalnya, pada januari 2008 terjadi kerusuhan besar yang mengakibatkan 20 korabn meninggal. Hal yang sama juga terjadi di India, Senegal, Meksiko, Haiti, Yaman, dll. 

 

 


Kebijkan pemerintah yang akan membuka kran ekspor menyusul makin meningkatnya harga komoditas beras di pasar internasional justru bisa menjadi bumerang bagi stok beras nasional. Masih rendahnya produksi nasional selain disebabkan gagal panen juga faktor serangan hama penyakit, bencana alam, dan juga berkuranganya lahan pertanian menurunnya jumlah petani. Di beberapa negara (Vietnam, India) yang biasnya kelebihan beras malah menambah stok beras mereka dari luar. Hal ini mengindikasikan adanya sesuatu hal dibalik kondisi tersebut sehingga negara yang kelebihan beras , justru menyimpan beras daripada menjual beras meskipun harga di pasar internasional makin tinggi. Lalu bagaimana dengan Indonesia??? 

 

Seharusnya kenaikan harga di pasar internasional menguntungkan petani, bukannya menjadikan peluang untuk membuka krasn ekspor. Kedaan ini sebenarnya sudah dikendalikan pemerintah dengan menikkan HPP sebesar 10%. Namun, sudah layakkah dengan akan seperti itu? Sejahterkah petani dengan angka tersebut??

 

Melihat kondisi tersebut, maka kami dari Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) se-IPB menuntut: 

  1. Pemberian insentif yang menyejahterakan petani
  2. Pengawasan yang serius terhadap aksi penyelundupan beras ke luar negeri
  3. Sistem koordinasi yang baik antara Bulog, Depta, Depdag, serta departemen terkait lainnya.
  4. Optimalisasi peran Bulog dalam penyerapan beras petani
  5. Optimalisasi dalam implementasi program diversifikasi pangan yang berbasis sumberdaya lokal dan agroforesty
  6. Implementasi penggunaan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas beras secara nasional
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:):grin;)8):p:roll:eek:upset:zzz:sigh
:?:cry:(:x

3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Prev   Next >
 
Klik di sini untuk berpartisipasi pada GREENATION 2008 

Poling

Bagimana kinerja BEM FEM sejauh ini?
 

Pesan Singkat

Our Activity

Hits Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday35
mod_vvisit_counterYesterday47
mod_vvisit_counterThis week178
mod_vvisit_counterThis month807
mod_vvisit_counterAll9483

7 Gugatan Rakyat

1. Nasionalisasi aset strategis bangsa.

2. Wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang bermutu, terjangkau, dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

3. Tuntaskan kasus BLBI & korupsi Soeharto beserta kroni-kroninya sebagai perwujudan kepastian hukum di Indonesia.

4. Kembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi.

5. Menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat.

6. Tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan.

7. Selamatkan lingkungan Indonesia dan tuntut Lapindo Brantas untuk mengganti rugi seluruh dampak dari lumpur Lapindo.

Other Menu

IPB News

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Who's Online

We have 3 guests online

Syndicate

Admin

online
Afif Nurwilianto